Garam dan Tekanan Darah

Health News , , , , , 0 Comments
eat-less-salt-sodium
https://www.health.harvard.edu/media/content/images/eat-less-salt-sodium.jpg

Beberapa bukti menunjukkan bahwa obesitas ditambah dengan kurangnya olahraga merupakan faktor penting yang mempengaruhi penyebab  tekanan darah tinggi, bukti kuat menunjukkan bahwa asupan garam juga terkait dengan penyakit hipertensi, terutama meningkatnya tekanan darah seiring usia. Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih tinggi. Kenyataannya, resiko meningkatnya penyakit kardiovaskular terjadi mulai rentang tekanan darah 115mmHg dimana sering dialami oleh lebih dari 80% orang dewasa. Peningkatan tekanan darah adalah penyebab utama dari penyakit kardiovaskular, dan 60% menyebabkan dari penyakit stroke dan 50% dari penyakit jantung. Tekanan darah adalah penyebab kematian terbesar di dunia yang muncul melalui stroke dan serangan jantung.

  • Siapa yang paling berisiko tekanan darah tinggi?

Ada yang beresiko tekanan darah tinggi karena tekanan darah mulai meningkat sejak kecil. Orang-orang dengan komsumsi garam tinggi, wanita hamil dan orang-orang keturunan Afrika kulit hitam sangat rentan terhadap tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi merupakan faktor resiko penting untuk berbagai kondisi seperti stroke, demensia vaskular, diabetes, penyakit ginjal, dan penyakit jantung.

  • Bagaimana garam berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi?

Konsumsi garam yang tinggi akan mengganggu keseimbangan natrium alami dalam tubuh. Hal ini menyebabkan tekanan darah tinggi. Ketika tubuh kita mendapatkan asupan garam yang terus meningkat, maka volume darah akan meningkat dan dapat meningkatkan beban kerja pada jantung. Untuk setiap satu gram garam yang kita makan dari asupan harian rata-rata, terdapat sekitar 6.000 lebih kematian akibat stroke dan serangan jantung setiap tahun di Inggris. Diperkirakan bahwa pengurangan asupan garam dari 10g sehari menjadi 6g sehari akan mengurangi tekanan darah dan dapat menyebabkan penurunan 16% kematian akibat stroke dan pengurangan 12% kematian akibat penyakit jantung koroner. Hal ini akan mencegah sekitar 19.000 stroke dan serangan jantung kematian di Inggris setiap tahun dan 2,6 juta setiap tahun di seluruh dunia. Mengurangi garam adalah salah satu cara tercepat untuk mengurangi tekanan darah, terutama jika kita sudah memiliki tekanan darah tinggi.

Sejumlah besar penelitian telah dilakukan yang telah secara konsisten menunjukkan bahwa asupan garam merupakan faktor meningkatnya tekanan darah populasi besar. Bukti-bukti yang lebih besar untuk efek garam terhadap tekanan darah selain makanan dan faktor gaya hidup adalah termasuk rendahnya konsumsi buah dan sayuran (misalnya asupan kalium rendah), obesitas, asupan alkohol berlebihan dan kurangnya latihan fisik.

Penelitian menunjukkan hubungan positif dan sangat signifikan antara asupan garam dan peningkatan tekanan darah dengan usia.  Hubungan ini menunjukkan bahwa peningkatan 6 gram garam per hari lebih dari 30 tahun akan menyebabkan peningkatan tekanan sistolik sebesar 9 mmHg. (9,11) ini merupakan peningkatan besar dalam tekanan darah.

  • Saran konsumsi asupan garam

Hampir rata-rata orang mengonsumsi terlalu banyak garam. Orang yang dianggap berisiko tekanan darah tinggi harus berhati-hati untuk memastikan bahwa mereka menjaga asupan garam yang disarankan per hari yaitu di bawah 6g. Hal ini dapat dicapai dengan perubahan sederhana, seperti mengurangi konsumsii makanan yang diproses (makanan kalengan) dan selalu memeriksa label produk sebelum membeli.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *