Manfaat Kesehatan dari Matcha

Health News 0 Comments
Matcha
sumber : https://www.organicfacts.net/wp-content/uploads/2013/06/Matcha.jpg

Matcha atau maccha adalah bubuk teh hijau yang sudah ditumbuk halus. Matcha ini selalu digunakan dalam upacara minum teh di Jepang yang terkenal selama lebih dari 900 tahun. Para biarawan Buddha mempercayai matcha sebagai ‘obat mujarab kesehatan’ untuk meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan metabolisme. Berikut manfaat Matcha lainnya:

Memperkuat sistem kekebalan tubuh: Seperti disebutkan di atas, matcha berisi berbagai antioksidan, polifenol, EGCG, L-theanine yang secara kolektif berkontribusi dalam meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh dan membantu memberikan perlindungan terhadap berbagai antigen.

Sebagai Antioksidan: Matcha kaya antioksidan alami dan polifenol. Antioksidan ini menetralisir efek berbahaya, melindungi tubuh dari terjadinya gangguan atau radang yang terkait dengan stres oksidatif.

Kesehatan jantung: Kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) yang terdapat pada matcha membantu pemeliharaan kesehatan jantung. Kandungan ini merupakan ramuan ampuh untuk menjaga kadar kolesterol rendah. Sebuah studi penelitian telah menunjukkan bahwa EGCG membantu dalam mengurangi akumulasi lipid dan meningkatkan autophagy pada sel-sel endotel vaskular.

Detoksifikasi: Klorofil hadir dalam matcha menonjolkan efektivitas dalam proses pembersihan tubuh. Klorofil adalah racun yang sangat baik yang membantu dalam membersihkan darah. Hal ini membantu dalam menjaga alkalinitas darah dan jaringan. Klorofil juga membantu dalam mencegah asosiasi racun berbahaya dengan dinding usus dan membiarkannya keluar dari tubuh.

Efek Menenangkan: Matcha bekerja sangat baik dalam memberikan efek menenangkan pada tubuh. L-theanine, asam amino yang unik di matcha memiliki sifat anti-anxiolytic dan yang membantu dalam meningkatkan gelombang alfa di otak. Gelombang alpha ini mendorong relaksasi dan kejernihan mental seperti yang disampaikan dalam teknik yoga. Sebuah studi yang dilakukan pada theanine menunjukkan bahwa theanine bertindak sebagai neurotransmitter yang memberikan efek menenangkan pada otak tanpa menyebabkan rasa kantuk. Efek menenangkan pada matcha ini membantu para biarawan Buddha dalam menjaga konsentrasi selama sesi meditasi mereka. Studi lain telah mengungkapkan efek anti-stres theanine hadir di matcha yang membantu dalam mengurangi respon stres fisiologis dan psikologis dengan menghambat eksitasi neuron.

Perlindungan dari infeksi: Sebagaimana dinyatakan di atas, matcha mengandung epigallocatechin gallate (EGCG) yang juga efektif dalam melawan berbagai infeksi bakteri, virus dan jamur.

Proteksi terhadap HIV: epigallocatechin hadir di matcha juga efisien dalam pencegahan HIV.

Kesehatan saluran pencernaan: Matcha dapat mengobati gangguan pencernaan. Sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa konsumsi matcha merangsang ekskresi fekal dan membantu tubuh untuk menyingkirkan bahan kimia berbahaya dan racun.

Pencegahan kanker: Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa polifenol hadir dalam matcha mencegah proliferasi sel-sel kanker ganas, meningkatkan induksi apoptosis dan membantu dalam mengurangi resiko berbagai kanker termasuk kanker kandung kemih dan kanker kolorektal.

Kuliner: Matcha digunakan untuk menambah rasa termasuk pada cokelat, kue, permen, kue dan es krim. Sekarang sudah banyak minuman berbasis matcha seperti smoothie, milk shake, dan latte.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *