Nasi Goreng Gila ala Cooking with Sheila

Main, Nasi - Mie - Pasta, Recipes 0 Comments

PhotoGrid_1469681552284

Hayoooo yang orang Jakarta dan suka kuliner?!?!?! Kalian pasti engga asing dengan menu berikut, Nasi goreng gila. Makanan super murah tetapi sampai abang gojek pun ikut antri beli. Hahaha Bingung juga sih kenapa disebut nasi goreng gila. Karena acak-acakan dan isinya macem-macem kah??? Ngga tau deh saya tapi yang jelass nyamm nyammm.. Buat kalian yang tinggal di luar Jakarta dan belum pernah coba. Yukk cobain bikinnn di rumah 😉

Bahan:
4 porsi nasi putih
4 butir telur
8 siung bawang putih (4 siung untuk nasi goreng dan 4 untuk tumisan nasi gila)
6 siung bawang merah
Cabai rawit merah, sepedas anda suka
5 buah sosis ayam atau sapi, iris bulat
6 buah bakso sapi, iris tipis
150-200 gram daging dada ayam, iris tipis
Optional: petai
2 sdm saus tiram
4 sdm saus sambal atau saus tomat atau keduanya (saya menggunakan 3 sdm saus sambal dan 1 sdm saus tomat)
6-8 sdm kecap manis (2 sdm untuk tumisan dan sisanya untuk nasi goreng)
Merica secukupnya
1 sdt gula pasir
150 mL air
1 sdt minyak wijen

Cara Membuat:
– Untuk nasi goreng: tumis 4 siung bawang putih hingga harum. Masukkan optional petai dan masak sebentar. Tambahkan nasi putih dan bumbuhi dengan garam, merica dan kecap manis. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap dan kering. Sisihkan (Saya membuatnya nasi goreng polos. Tetapi anda bisa membuatnya pedas dengan menambahkan cabai)
– Panaskan sedikit minyak dan tambahkan telur. Bumbuhi garam dan orak arik. Masak hingga matang dan sisihkan.
– Untuk tumisan daging: panaskan minyak dan tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Tambahkan cabai dan daging ayam. Masak hingga berubah warna dan tambahkan sosis dan bakso. Bumbuhi dengan kecap manis, saus tiram, saus sambal, saus tomat, gula dan merica. Aduk rata dan masak sebentar. Tuang air dan didihkan (air bisa ditambah bila anda merasa kurang). Masukkan telur dan minyak wijen. Masak sebentar dan matikan apinya.
– Sajikan nasi goreng polos dengan tumisan daging bersama kerupuk dan taburan bawang goreng.

Catatan: Kalian bisa menyajikannya dengan nasi putih dan bukan nasi goreng 🙂

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *