Manfaat Kesehatan dari Selai Kacang

Health News 0 Comments
peanutbutter2
sumber : https://www.organicfacts.net/wp-content/uploads/2013/05/peanutbutter2.jpg

Siapa yang suka selai kacang??? Hmmm dioleskan ke roti tawar pasti rasanya enak bangettt yaaa…Buat sarapan dan bekal anak-anak juga cocok lho. Terlepas dari rasanya yang enak, selai kacang memiliki nutrisi penting yang penting bagi tubuh. Beberapa manfaat kesehatan dari selai kacang meliputi berikut ini:

– Sumber yang kaya dari Protein: Selai kacang (100 gram) mengandung jumlah tinggi protein (25 – 30 gram). Protein yang kita makan dipecah menjadi asam amino yang kemudian digunakan dalam setiap sel untuk memperbaiki dan membangun tubuh. Sebuah sel membelah dengan menggunakan protein sebagai bahan bangunan fundamental.
– Tingkat Kolesterol yang Lebih Rendah: Jumlah lemak yang terkandung dalam kacang hampir sama dengan yang dari lemak yang ditemukan dalam minyak zaitun. Selai kacang mengandung baik lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal. Lemaik ini baik untuk dikonsumsi dan tanpa risiko. Lemak tak jenuh dalam kacang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein) dan meningkatkan sirkulasi kolesterol baik (high density lipoprotein).
– Mengurangi Risiko Diabetes Tipe II: Mengonsumsi selai kacang juga dapat bermanfaat dalam mengurangi risiko diabetes tipe II. Kacang mengandung tidak hanya protein, tapi juga lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh telah dicatat untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Dalam penelitian menunjukkan bahwa asupan tinggi kacang dan kacang-kacangan lainnya menurunkan risiko diabetes tipe II.
– Sumber Vitamin: Selai kacang mengandung banyak vitamin yang baik untuk tubuh kita berfungsi dengan baik. Vitamin A ditemukan dalam selai kacang sangat membantu untuk penglihatan, sementara vitamin C membantu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh lebih cepat. Di sisi lain, vitamin E ditemukan dalam kacang juga merupakan mikronutrien yang sangat penting yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk melarutkan struktur asam lemak kompleks dan penyumbatan lemak di arteri.
– Properti antioksidan: Selai kacang mengandung sifat antioksidan karena kehadiran folat, niacin, asam pantotenat, pyridoxine, riboflavin, dan thiamin. Salah satu antioksidan yang ditemukan dalam selai kacang adalah resveratrol. Resveratrol adalah antioksidan polifenol yang telah ditemukan efektif dalam mengendalikan beberapa jenis kanker, penyakit jantung, penyakit Alzheimer, virus dan / atau infeksi jamur, dan penyakit saraf degeneratif.
– Anti-Kanker: Selai kacang mengandung B-sitosterol, sebuah phytosterol yang memiliki properti besar melawan kanker, khususnya usus besar, prostat, dan kanker payudara. Kacang tanah dan produk-produknya, seperti minyak kacang dan selai kacang merupakan sumber ideal pitosterol.
– Sumber Magnesium: Magnesium adalah salah satu elemen yang paling penting dalam tubuh kita. Keberadaannya dalam tubuh kita membantu dalam lebih dari 300 reaksi biokimia thatare sangat penting bagi kelangsungan hidup kita. Selai kacang merupakan sumber yang baik dari magnesium (170mg / 100 gram) mengandung 42% dari nilai harian yang direkomendasikan dari magnesium. Magnesium memiliki peran penting untuk bermain di otot, tulang, dan pengembangan imunitas dalam tubuh. Magnesium juga membantu dalam mengatur kadar gula darah dan tekanan darah.
– Tinggi Kalium: Selai kacang mengandung kalium (70 mg / 100g) yang bertindak sebagai elektrolit dan elemen fluida-balancing dalam tubuh. Dibandingkan dengan natrium, yang secara langsung memberikan tekanan pada sistem kardiovaskular dalam bentuk hipertensi, kalium tidak memberikan tekanan apapun baik pada darah atau sistem kardiovaskular. Akibatnya, kalium merupakan unsur ramah-hati yang ditemukan dalam jumlah tinggi dalam selai kacang.
– Mengurangi Risiko Batu empedu: Batu empedu adalah salah satu risiko kesehatan utama di negara-negara maju yang disebabkan oleh kelebihan berat badan, diet ketat, beberapa jenis obat kolesterol, dan pil KB. Sebuah studi pada kacang tanah dan konsumsi kacang yang berkaitan dengan risiko batu empedu dilakukan dan hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode 2 dekade, wanita yang mengonsumsi selai kacang dan kacang secara teratur telah mengurangi resiko mereka terserang batu empedu.
– Dietary Fiber: Kacang dan selai kacang keduanya tinggi serat. Satu cangkir atau sekitar 125 g kacang dan selai kacang memiliki masing-masing 12 g dan 20 g serat makanan. Serat makanan adalah salah satu bagian yang paling penting dalam diet kita, karena kurangnya serat makanan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan dan penyakit seperti sembelit, diabetes, kolesterol, dan berbagai penyakit jantung.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *