Pancake Durian

Dessert, Recipes 0 Comments

photogrid_1473582282002_1

Pancake durian cukup membooming beberapa tahun ini. Sayangnya awalnya dulu di kota saya tinggal jarang sekali yang jual. Jadi harus buat sendiri di rumah. Kalau sekarang sih sudah menjamur dimana-mana. Nah beberapa hari yang lalu ada yg request resep ini, jadi sesuai janji saya share hari ini 🙂

Bahan:
Kulit:
15 helai daun pandan, iris tipis
250 mL santan (dari 1/2 butir kelapa)
120 gram tepung terigu
1/2 sdt garam
2 butir telur
3 sdm mentega, cairkan

Filling:
150 mL Whipping cream, kocok
400 gram daging durian

Cara Membuat:
– Blender daun pandan bersama santan hingga sangat halus dan saring. Saya beberapa kali menyaring supaya benar-benar bersih. Seharusnya anda mendapat kurleb 240 mL cairan santan beraroma pandan. Bila kurang, tambahkan santan atau air.
– Aduk rata semua bahan kulit bersama santan tadi. Simpan dalam lemari es selama 30 menit.
– Gunakan teflon dan olesi dengan mentega tipis saja. Tuang 1 sendok sayur adonan dan putar-putar supaya adonan menyebar sama rata. Gunakan api sedang. Tutup sebentar selama 30 detik hingga matang. Tiriskan. Lakukan hingga adonan habis. Saya mendapatkan 15 kulit pancake. Dinginkan sebentar.
– Letakkan satu lembar kulit di atas telenan, isi dengan 1 sdm krim dan 1 sdm daging durian. Lipat seperti anda melipat lumpia. Hanya saja bentuknya pendek seperti di foto 🙂
– Simpan dalam freezer hingga beku. Sebelum disajikan, sisihkan selam 10 menit supaya agak lumer tidak terlalu beku (Saya ngga sabar jadi langsung saya foto dan sajikan jd lumer begitu di foto hahahahaha ;D)

Catatan:
Sekarang ini tersedia daging durian dalam bentuk cup-cup kecil sudah siap saji. Saya sering menggunakannya supaya lebih praktis 🙂 Tapi tentunya menggunakan daging durian yang fresh pasti lebih enak.
Saya membuat kulit beraroma pandan. Bila anda suka yang polos kuning, tidak perlu menambahkan pandan. Gunakan saja 240 mL santan.
Coba buat kulit selembar dahulu dan bila terlalu tebal dan gampang patah berarti adonan terlalu kental. Tambahkan santan atau air 🙂

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *