Bakpao Khas Manado

Aneka Kue & Roti, Dessert, Recipes 0 Comments

photogrid_1477025720316_1

Beberapa hari yang lalu ada yang request bakpao nih. Nah kebetukan saya lagi penasaran juga sama resep bakpao yang saya coba kapan hari di rumah makan Manado. Setelah saya cari-cari resep ternyata mereka menyebut bakpao khas Manado ini dengan sebutan “Biapong”. Saya pribadi tidak terlalu suka bakpao yang putih banget seperti diberi obat. Saya tidak pakai pengawet dan warnanya pun kelihatan agak sedikit kuning kecokelatan kan di foto. Saya juga tidak menggunakan tangmien. Pikir saya biar lebih mudah dibeli bahannya dan tidak harus susah cari tangmien. Nah untuk isian hari ini, saya sajikan dengan 2 jenis filling yang cukup simple.. Yang satu kacang tanah dan gula Jawa dan satunya lagi kelapa yang saya masak dengan gula,pandan dan vanilli. Kita mengenalnya dengan enten-enten 🙂

Bahan:
340 gram tepung terigu serba guna (protein sedang) Siapkan semangkuk kecil tambahkan karena adonan ini sangat lengket. Gunakan extra tepung ini untuk melumuri tangan kita
75 gram gula pasir
60 gram tepung maizena
1/2 sdt baking powder
1 sdt garam
25 gram susu bubuk
8 gram (2 sdt) ragi instant
175 mL air es
30 gram (2 sdm) minyak goreng ( saya gunakan minyak jagung)
Daun pisang atau kertas roti, potong persegi sebagai alas bakpao

Untuk filling:
75 gram kacang tanah tanpa kulit, sangrai
35 gram gula Jawa
1/4 butir kelapa (muda), parut
1/2 sdt garam
1/2 vanilla bubuk
1 helai pandan
50 mL air
2 sdm gula pasir (bisa diganti dengan gula Jawa), bisa ditambah bila kurang manis

Cara Membuat:
– Buat kedua filling. Yang pertama blender kacang bersama gula Jawa hingga halus dan sisihkan.
– Untuk membuat enten-enten, panaskan air bersama kelapa, garam, vanili, pandan dan gula. Masak hingga air meresap dan habis. Sisihkan dan dinginkan.
– Campurkan air es dan minyak. Sisihkan.
– Campurkan semua adonan kering dalam baskom bersih. Tuang air es dan minyak. Campur dengan gunakan sendok kayu hingga merata.
– Lumuri tangan kita dengan tepung, lumuri alas meja dapur dengan tepung. Tuang adonan tadi ke atas meja dan uleni selama 15-20 menit hingga adonan halus. Pastikan tangan anda terlumuri dengan tepung karena adonan nya lengket.
– Bagi adonan menjadi kurleb 30 gram. Saya dapatkan 20 buah.
– Ambil satu adonan dan pipihkan. Bentuknya bulat gepeng. Isi dengan 2 sdt adonan dan tutup. Cara menutup rekatkan satu bagian adonan dengan adonan di depannya, rapatkan. Lakukan hal yang sama memutar dan kita dapatkan semua bagian tertutup. Balik dan rapikan bentuknya. Letakkan di atas potongan daun pisanh atau kertas roti. Lakukan hal yang sama untuk sisa adonan.
– Letakkan bakpao dalam wadah dan tutup dengan kain lap. Sisihkan selama 45 menit.
– Siapkan alat pengukus, setelah agak mengembang masukkan bakpao dalam alat pengukus dan kukus selama 15-20 menit.
– Sajikan panas bersama secangkir kopi. Mantapppppp….

Untuk 20 bakpao

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *