Manfaat Teh Putih

Berita 0 Comments
whitetea-700x525
sumber : https://www.organicfacts.net/wp-content/uploads/2013/06/Whitetea-700×525.jpg

Pernahkah kalian mencoba teh putih atau white tea ? Jaman dahulu, teh putih hanya diminum oleh kalangan bangsawan kerajaan di berbagai penjuru dunia. Teh putih ini dihasilkan dari daun teh yang belum teroksidasi dan belum diawetkan. Rasanya lebih manis dibandingkan dengan teh hijau. Teh putih terkenal dengan kandungan antioksidan yang tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan. Yuk kita lihatn apa saja manfaatnya :

Antioksidan dan Antipenuaan: Teh putih mengandung polifenol yang membantu dalam menetralkan radikal bebas yang dapat merusak tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teh putih dapat meningkatkan efek antioksidan organ serta plasma. Teh putih juga mengandung yang dapat mengurangi risiko penuaan dini.

Kulit menjadi sehat dan awet muda: Teh putih juga membantu dalam menjaga kulit sehat dan awet muda. Penggunaan teh putih dianjurkan karena sifat antioksidan yang membantu dalam pemulihan kulit yang rusak. Hal ini juga bermanfaat dalam melindungi kulit terhadap efek sinar ultraviolet.

Kesehatan mulut: Manfaat kesehatan dari teh putih termasuk dalam kesehatan mulut. Kehadiran polifenol, flavonoid dan tanin membantu dalam menghambat pertumbuhan berbagai bakteri yang dapat menyebabkan pembentukan plak. Kandungan fluoride ditemukan dalam teh putih juga efektif dalam mengurangi risiko karies gigi atau kerusakan gigi.

Pencegahan kanker: Sama seperti teh hijau, teh putih mungkin bermanfaat dalam mencegah kanker seperti kanker paru-paru. Penelitian menunjukkan bahwa teh putih adalah antikanker yang potensial, bagian kemopreventif dan ekstraknya dapat menginduksi apoptosis atau kematian sel dan dapat membantu dalam mencegah pertumbuhan sel baru pada kanker paru-paru. Teh ini memiliki sifat antimutagenik juga. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengkonfirmasi sifat antikanker teh putih untuk jenis kanker lainnya.

Efek pada diabetes: Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa asupan teh putih dapat memberikan bantuan kepada orang-orang diabetes dari gejala seperti haus yang berlebihan (polidipsia), menurunkan kadar glukosa dan meningkatkan sekresi insulin.

Gangguan kardiovaskular: Flavonoid yang ditemukan dalam berbagai produk makanan seperti teh putih, buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko gangguan kardiovaskular. Flavonoid membantu mengurangi tekanan darah. Hal ini juga membantu dalam meningkatkan dislipidemia, fungsi endotel dan menghambat oksidasi low-density lipoprotein. Konsumsi teh putih kaya flavonoid dapat mengurangi risiko berbagai gangguan kardiovaskular.

Sifat antibakteri: Penyakit dan kondisi medis terutama disebabkan oleh patogen yang menyerang sistem kekebalan tubuh membuat tubuh untuk beroperasi di bawah kapasitas normal. Teh putih memiliki sifat antibakteri yang dapat melindungi kulit kita dari bakteri dan kuman lainnya. Berbagai produk seperti sabun tangan dibuat menggunakan teh putih sebagai bahan utama. Konsumsi teh putih membantu dalam melindungi tubuh kita dari bakteri penyebab infeksi dan mikroorganisme lainnya. Asupan teh putih memberikan bantuan kepada mereka yang menderita flu dan pilek.

Menurunkan Berat Badan: Jadwal sibuk dan pilihan makanan yang salah dapat dengan mudah menyebabkan penambahan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa asupan teh putih dapat mencegah adipogenesis, proses pembentukan sel-sel lemak dan juga dikenal sebagai adipogenesis dan dapat mengontrol siklus hidup sel-sel lemak yang disebut sebagai adiposit.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *