Jenis Minyak Nabati dan Penggunaannya

Health News 0 Comments
1399245.large
sumber : http://dingo.care2.com/pictures/greenliving/1400/1399245.large.jpg

Minyak nabati adalah minyak yang diekstrak dari berbagai bagian tumbuhan. Minyak ini mulai banyak digunakan dalam bidang kecantikan, kesehatan kulit, masakan, dan kesehatan. Berikut beberapa jenis minyak nabati, penggunaannya serta manfaat kesehatan yang ada di dalamnya :

  1. Minyak alpukat

Minyak alpukat dibuat dari bagian berdaging dari alpukat dan sekarang sedang digunakan dalam banyak produk termasuk mayones dan keripik kentang. Ini adalah salah satu dari beberapa minyak yang tidak berasal dari biji dan bisa dikonsumsi.

  • Titik asap: 500 ° F (salah satu titik asap tertinggi untuk minyak goreng).

Cara menggunakan: Anda bisa menggunakan minyak serbaguna ini untuk semuanya! Anda bisa menggoreng telur, panggang kue, panggang sayuran, dan menumis. Bisa juga digunakan pada salad.

Manfaat kesehatan: Minyak alpukat tinggi dalam asam oleat, lemak tak jenuh tunggal. Minyak alpukat baik untuk jantung kita, mata kita, sebagai sumber vitamin E, dan membantu tubuh kita menyerap nutrisi seperti karotenoid yang perlu lemak untuk membantu penyerapan.

  1. Minyak camelina

Minyak ini berasal dari biji camelina sativa, sebuah biji minyak kuno yang tumbuh di Saskatchewan, Kanada. Biji camelina ini adalah bagian dari family yang sama seperti brokoli, kembang kol, dan kale!

  • Titik asap: 475 ° F

Cara menggunakan: Anda dapat menggunakannya untuk memanggang sayuran, sup, dan drizzled di pizza. Titik asap tinggi itu berarti juga baik untuk membakar ikan dan topping pasta.

Manfaat kesehatan: minyak Camelina tinggi omega 3 dan vitamin E. Ini berisi jenis yang unik dari vitamin E yang disebut “gamma tocopherol” yang memungkinkan minyak untuk tetap stabil saat memasak.

  1. Minyak canola

Canola adalah sayuran populer minyak terbuat dari tanaman lobak. Ini digunakan dalam banyak produk kemasan serta restoran.

Titik asap: 400 ° F , 225 ° F dimurnikan

Cara menggunakan: Canola cocok untuk memasak dan memanggang, tetapi seperti yang telah disebutkan di atas, penting untuk membeli yang organik, minyak canola dimurnikan untuk menghindari bahan kimia dan GMO.

Manfaat kesehatan: Canola mengandung omega 3 dan asam oleat dan sebagian besar terdiri dari lemak tak jenuh tunggal.

  1. Minyak kelapa

Minyak kelapa sangat banyak manfaatnya. Jika Anda kurang suka bau dan rasanya, maka pilihlah minyak kelapa yang plain.

  • Titik asap: 350-375 ° F

Cara menggunakan: Makan langsung dari wadah dengan sendok, dimasukkan ke kopi atau susu Anda, atau digunakan dalam baking.

Manfaat kesehatan: Minyak kelapa adalah jenis yang baik dari lemak jenuh yang mengandung trigliserida rantai menengah (MCT). Hal ini sedang dipelajari untuk jantung dan kesehatan otak, meningkatkan metabolisme kita (jadi besar perannya untuk menurunkan berat badan), dan menurunkan kolesterol jahat.

  1. Minyak zaitun

Minyak zaitun, juga disebut sebagai “emas cair,” terbuat dari buah zaitun dan berasal dari berbagai belahan dunia seperti Yunani, Maroko, Tunisia, Spanyol, dan Portugal. Italia adalah pengekspor terbesar.

Ada berbagai jenis minyak zaitun yang tersedia di toko: Extra virgin, pure, extra light dan light.

Extra virgin adalah yang standar dari minyak zaitun. Ini berarti tidak ada cacat dalam buah zaitun yang digunakan untuk menghasilkan minyak. Ini adalah yang paling diproses dan mengandung paling nutrisi (antioksidan, polifenol, tokoferol, dll). Jika minyak berbau tengik maka jangan digunakan lagi.

  • Titik asap: 350-420 ° F

Cara menggunakan: Gunakan minyak zaitun untuk mencelupkan roti, dressing, dan hidangan dingin. Gunakan minyak zaitun untuk memasak keripik kale, tapi pastikan itu adalah extra virgin atau virgin.

Manfaat kesehatan: Ini mengandung antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif (radikal bebas). Minyak ini memiliki senyawa yang disebut oleocanthal untuk mengurangi peradangan dan nyeri, jadi cocok bagi orang-orang yang menderita kondisi yang menyakitkan seperti arthritis.

  1. Minyak bunga matahari

Minyak bunga matahari terbuat dari biji bunga matahari, dan harus digunakan sebagai minyak finishing karena memiliki salah satu titik asap terendah. Minyak bunga matahari ada yang mengandung minyak linoleat (lemak tak jenuh ganda) atau minyak oleat (lemak tak jenuh tunggal). Lemak tak jenuh ganda dapat menyebabkan peradangan, sehingga sebaiknya carilah minyak bunga matahari yang mengandung minyak oleat tinggi.

Titik asap: 220 ° F

Cara menggunakan: Minyak ini sangat bagus untuk topping pasta atau pada salad kacang.

Manfaat kesehatan: Selama Anda menggunakan minyak yang tinggi kandungan oleatnya, maka khasiatnya mirip dengan minyak zaitun yaitu baik untuk jantung Anda, anti-inflamasi, dan tinggi vitamin E.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *