Kaldu Ayam Kampung

Main, Recipes 0 Comments


Di langganan saya membeli ayam kampung, saya bisa membeli leher, sayap atau cakar. Mereka menjualnya per biji. Paling murah sih leher. Perbiji Rp 2.500,oo. Atau saat membeli ayam kampung, jangan dibuang kepala dan cakarnya. Kita bisa kumpulkan untuk membuat kaldu. Kaldu ayam kampung jauh lebih gurih, enak dan sangat sehat. Beda dengan membuat kaldu dari ayam lehor. Saya buat 1-2 kali dalam sebulan dan simpan dalam freezer. Tiap butuh, sudah tersedia deh 🙂

Bahan:
1 kg ayam kampung bagian kepala leher, sayap atau cakar (boleh dicampur), cuci bersih (saya kemarin menggunakan 10 leher dan 8 cakar)
5 L air
1-2 buah wortel (bergantung ukuran), cuci dan potong besar-besar
1-2 buah bawang bombay (bergantung ukuran), cuci dan potong besar-besar
3 batang daun seledri, ikat
2 batang daun bawang, ikat
10-15 butir biji merica hitam

Cara Membuat:
– Masukkan semua bahan dalam panci besar.
– Panaskan dan kecilkan api setelah mendidih. Tutup panci.
– Buang busa dan kotoran yang keluar di permukaan kaldu.
– Masak dengan api kecil hingga 4 jam.
– Matikan api dan saring. Dinginkan.
– Bisa langsung digunakan atau simpan dalam lemari es. Bisa bertahan 1 minggu. Bagi menjadi @500-1000 mL dan masukkan kantung atau wadah dan simpan dalam freezer. Bisa bertahan hingga 3 bulan.

Untuk kurang lebih 3 L kaldu ayam

Catatan:
Semakin lama direbus, kaldu akan sangat kental. Misal mau menggunakan 1 L, kadang saya mengurangi jumlahnya dan tambahkan air. Karena kaldu ini pada dasarnya adalah konsentrasi dari kaldu biasa.
Bila kita menggunakan cakar, kaldu akan sangat kental hampir mirip jelly saat dingin.

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *