Home Cooking Desert

My Book 0 Comments

*Buku ini dapat di beli di http://andipublisher.com/*

home cooking dessert empat

Kata Pengantar

Kerapkali orang bertanya kepada saya, “Sheila, kamu membuka restoran?” Biasanya saya akan menjawab, “Belum. Mungkin ke depan nanti saya akan membuka restoran. Doakan saja, yah.” Namun setiba di rumah, pertanyaan itu terus terngiang-ngiang di kepala saya. Banyak pertanyaan bermunculan. Restoran seperti apa yang ingin saya buat? Makanan seperti apa yang akan saya hidangkan? Apakah saya mampu mengelola sebuah restoran? Apa bisa laris? Saya terus berpikir dan baru akhir-akhir ini saya mendapatkan jawabannya.

Tentu saja akhirnya saya meyakinkan diri saya bahwa saya mampu dan bisa. Saya mulai membayangkan restoran seperti apa yang saya inginkan. Yang muncul di benak saya bukanlah restoran, melainkan sebuah patisserie dan cakery. Saya pun mulai merancang menunya, menuliskan resepnya, mencari barang dan informasi harga, serta membeli peralatan yang dibutuhkan. Saya mencoba semua resep yang saya miliki untuk menghasilkan menu-menu terlezat. Saya mulai melakukan pemotretan. Saya memikirkan desain logo, kemasannya, dan tentu saja, memikirkan pemasarannya. Akan tetapi, setelah semua perjalanan panjang berikut perjuangan yang tak mudah …. Setelah semua waktu yang saya habiskan, saya berhenti dan bertanya pada diri saya. Siapakah saya? Mengapa saya suka sekali memasak? Mengapa saya berubah menjadi seorang yang bukan lagi menikmati memasak? Saya memasak bukan karena saya menyukainya. Saya hanya sibuk memasak. Saat saya menyadarinya, muka saya seperti kena tamparan keras. Ini bukan impian saya! Ini bukan yang saya mau! INI BUKAN SAYA!

Saya menyadari bahwa Tuhan memberi saya bakat untuk menjadi seorang penulis. Sejak kecil, saya sudah menyukai buku. Saya juga suka memasak. Tanpa saya sadari, saya sudah mempunyai pekerjaan yang saya impikan; pekerjaan yang amat saya sukai sejak kecil. Saya semakin diyakinkan saat tanpa disangka-sangka seseorang mengirim pesan singkat dan memberitahukan bahwa dia menyukai buku saya dan mendapat inspirasi baru dari sana. Saya bahagia luar biasa. Seharian saya bersuka cita. Bukan karena saya berbangga hati, melainkan karena saya menemukan kesadaran bahwa inilah pekerjaan impian saya. Saya menyukai buku maka saya menulis. Saya suka memasak maka saya menulis buku tentang memasak. Namun lebih dari itu semua, melalui pesan singkat itu sesuatu terlintas di pikiran saya. Beginilah rasanya bisa membantu dan menjadi berkat bagi orang lain!

Sejak itu saya mengubah semua kerja keras saya dan menuangkannya menjadi sebuah buku. Dan, buku inilah hasilnya. Saya berharap buku ini mampu menggambarkan dan menyampaikan semua kecintaan saya. Menulis, memasak, dan menjadi berkat. Nah, tunggu buku-buku saya berikutnya, ya!

Anyone can cook!

 

Sheila Gondowijoyo

 

 

 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *